~Koi uta~

Hortense

Hortense from http://zuan.vox.com/

(滝)細い路地裏に咲いてる花のように
誰も気づかない咲かせた恋心
(翼)いつもすぐそばに いつでも届く距離に
いたのに見落とした 俯いていたから

ポッカリ空いた君との時間 あの日の涙を
拭えずまた思い出すよ 忘れられないんだよ

ねぇ覚えてる ねぇ聴こえる
過ぎたことのように思うけど
ねぇその声もそのしぐさも
僕はまだ覚えてる

伝え損ねた想いがまた 僕の心かき乱すよ
この悲しみもねぇいつかは 微笑みに変わるかな

(翼)暮れる街並みにぼんやり浮かんだ月
(滝)ふわりと包み込む紫陽花色の君

今更だって思うんだけど どうしようもなくて
懲りずにまた思い出すよ 滲んでゆく恋文

もう会えないの 例えばほらこの痛み和らいだ頃
ねぇ会いたいよ 偶然でも僕は構わないから

少しくたびれた心 温もりを降らす雨
ジンと染みるこの胸に 憂い歌う君への詩

(滝)ねぇ会いたいよ ねぇ会えないの こんなにも想ってるのに
(翼)ねぇその声もそのしぐさも僕はまだ覚えてる

伝え損ねた想いもほら そっと包み込む恋詩
この悲しみもねぇいつかは微笑みに変わるだろう

Like a flower blooming in a narrow back alley
No one notices that I’ve made my love bloom

Even though you were always right by my side, always within reach
I failed to notice; I was hanging my head in shame

I’m completely empty; Not having wiped away the tears from that day
I remember my time with you again; I’ll never be able to forget it

Hey, do you remember?
Hey, can you hear it? I think of it like something that’s passed
But hey, I still remember that voice and those mannerisms
Those hurtful feelings stir up my heart again
Hey, I wonder if this sadness will turn into a smile one day…

The moon dimly floats above the dark streets
And by chance engulfs you, the color of hydrangeas

I think about this just now, but there’s nothing for it
I remember it again, without feeling bad; That blurring love letter

Can’t we see each other anymore?
Perhaps once this pain has lessened
Hey, I want to see you; I don’t mind even if it’s an accidental meeting

Rain brings warmth to my little, weary heart
I sing a song for you sadly deep down inside my chest

Hey, I want to see you
Hey, can’t we see each other anymore? I’m thinking about you so much…
But hey, I still remember that voice and those mannerisms
Those hurtful feelings, hey, they softly (softly) envelop this love poem
I suppose this grief will be transformed into a smile someday

**

Saya ngga bisa baca tulisan di atas, at all, I just like to see it there.
Baru saja menyadari bahwa hal yang bisa membuat saya terus bersenandung, adalah mimpi-mimpi.

Saya adalah seseorang yang mengangguk setuju untuk kalimat panjang Seroja itu.

Wake up girl, it’s not a time to weep. Don’t you believe in love…

Hehehe, kok jadi mellow begini. Ah, sudahlah. Oh ya, lagu di atas, enak sekali didengar, lho. Catchy. Dan liriknya dipasang di sini bukan karena alasan apapun kecuali saya suka. 😉

Btw, ternyata nama lain dari hydrangea itu hortensia. Oh how glad I am to know it. Soalnya… Hmmm, it’s a s e c r e t 😉 Hortense itu nama yang manis untuk penyihir, iya kan?? ^^

Advertisements

13 thoughts on “~Koi uta~

  1. lagu jepangnya bisa didengar dimana mbak? ada link nya?
    saya juga suka dengar lagu2 jepang walo kadang gak tahu liriknya..
    kalo baca tulisannya cuma katakana ama hiragana aja.. kanji? mati deh.. kayak cacing semua..he.he.. tapi sekarang jarang latihan jadi banyak yg lupa .. 🙂

  2. “the color of hydrangeas” hortensia … bunga yang bisa berubah2 warna itu kan? wuih bagus banget deh, dulu ada di nganggrung (sebelum pindah), bikin aku terus nyoba nebak2 warna selanjutnya apa. meski emang ga wangi sih 😛

    kuwi sing nggawe lirik sopo? liriknya lezat… maksudku, kok bisa ya dia bikin lirik “setepat” itu? bukan tepat dalam arti matematis, tapi kayak aku bisa ngerasain yang berlaku dalam lirik itu … mungkin karena dia nulisnya jujur kali ya (entah itu kejadian nyata atau kreativitasnya dia). hm, bukan lirik yang mudah dibuat menurutku.

  3. @ ria: maaf, saya nggak punya link-nya. Tapi kalo mau dikirimin via gmail, bisa. Gimana?

    @ nad: kalo ga salah warnanya berubah-ubah sesuai pH tanah. Subhanallah banget ya ^^

    He’eh, memang lirik yang manis sekali. Kalimat terakhirnya mirip lho, sama kata-katamu waktu kita makan siang dulu itu. 🙂

  4. dinagembul says:

    chang’e wrote : Rain brings warmth to my little, weary heart

    T-T terharrrruuuuuuuuwwww…….. halah geer

    waw…. kaliyaaaaaan……. perhatian banget dengan pengetahuan umum kaya gituuuuw………

  5. @ diah: hey, aku juga punya hobi aneh kaya gitu waktu kecil 😀 ! Rasa manis di tangkainya itu, bukan madu ya? I always thought that it’s honey, tapi mungkin tepatnya nektar ya? Nggak tahu lah, pokoknya sweet banget, suka saya ^^
    Maybe because we’re bee ya bridget 😉

    @ dina: lah bukannya kamu yang selalu memperhatikan setiap helai daun, setiap kelopak bunga yang jatuh, menyimpan tangkai bunga kering dalam kamus supertebalmu? (sing terakhir iki ming ngarang :P)
    Kalo aku, din, tertariknya karena alasan yang lain, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s