MISS U… :)

What am I going to write here today?
Perasaan kemarin malam ada banyak ide untuk dituliskan, tapi sekarang? Eww 😦  ..

Hari Jum’at yang biasa. Seperti biasa saya sendirian. Eh, tidak juga, kali ini saya ditemani sekotak biskuit lemon kesukaan saya. Ah iya, jadi ingat. Hari ini, 06 Juni 1944 2008, D-day!

Jadi ingat, saya dulu nerima hasil UAN SMA waktu D-day. Wah, saya lulus pas D-day! Waktu itu rasanya seneng banget, thankful banget karena rata-rata hasil UAN saya cukup buat ikut ujian di tempat saya akhirnya belajar hukum, manajemen, dan penilaian itu 🙂

Saya inget siang itu bertiga sama Dyra dan Rein (duh, sama siapa lagi ya? Saya lupa. Kaya’nya nggak cuman bertiga, deh. Apa sama Nad-nad ya? Sorry saya bener-bener lupa 😛 ) makan es teler superlezat di depan Stadion Kridosono. (Ah, jadi inget es teler superlezat banget yang ada di deket Hero Giant.). Ngobrol tentang macem-macem hal.. Tentang cyberlove waktu itu *ups!* hahaha 🙂 Tentang Letnan Speirs.. Tentang masa depan (mungkin?). Dan nggak pernah tahu kalau kita bakalan terpisah sejauh ini, jiwa dan raga *haiyah!* 😛

Tadi malem sekitar jam dua, tiba-tiba saya kebangun gara-gara gigitan nyamuk, euh! , menyalakan handphone dan membalas sms-sms yang masuk setelah obrolan saya sama diah terputus karena baterai saya nggak kuat lagi menjadi medium percakapan kami tentang ayah saya yang salah menyebut nama.. euh.. Arai *blushed* dan… well, suddenly kenangan-kenangan itu bermunculan di benak saya. So vivid as if it was only yesterday.

Saya kangen masa-masa itu.

Ya saya nggak nyalahin semua kesibukan dan tugas negara penempatan kami yang membuat kami terpisah jauh. Susah berkomunikasi secara intens. Nggak ter-up date bagaimana keadaan masing-masing. Nggak bisa saling menemani waktu ada pada keadaan paling sulit. Nggak berbagi momen paling membahagiakan.

Tapi, ketika akhirnya kami saling terbuka tentang kegamangan itu… Well, at least we still have each other. Kita masih punya masa lalu yang selamanya bakal mengikat kita. Dan, garisbawahi ini, Dyra, jika aku menikah, you’ll hear about it from me, not other person. Insya Allah. (Aah, masih lama kali, ya? 🙂 hahaha )

Waduh, kok postingan ini nadanya jadi sedih ya. Hahaha, mungkin karena sepi saya jadi ngerasa mellow.

Rite then, happy D-day, everyone! Aaand…


More Graphics Comment click here.

For all my ya-ya sisters best friends… ILU.

xoxox

Advertisements

10 thoughts on “MISS U… :)

  1. “…Ya saya nggak nyalahin semua kesibukan dan tugas negara penempatan kami yang membuat kami terpisah jauh. Susah berkomunikasi secara intens. Nggak ter-up date bagaimana keadaan masing-masing. Nggak bisa saling menemani waktu ada pada keadaan paling sulit. Nggak berbagi momen paling membahagiakan…”

    makanya ngeblog, hihihihi.. jadi kabar masing-masing terupdate 😉

  2. hooh hooh, tehnolokhi jaman sekarang …

    Bon, ngomong2 kalo yang kuinget sih makan es teler berempat di situ pas kita ketemuan lagi, setelah kalian pada kerja. kalian baru liburan ke jogja, trus kamu pake baju biru muda, rok item, kerudung putih, cantik sekali. sepatunya juga.

    pas pengumuman uan aku kerja di perpus ugm (juni-juli 2003), jadi ya bablas ke perpus 🙂

  3. ah, aku baru membacanya.

    huehehehehe, maapkan aku. kemarin itu ada ribut” kabar dirimu mau menikah ;p tak tau itu kabar dari mana asalnya.

    ngeblog? humm, saya sekarang ga produktif sekali. banyak hal pengen ditulis tapi ya ga ketulis 😦

    mungkin saya juga yang kurang berusaha untuk memperbaiki hubungan.

    sibuk capek… *harusnya bukan alasan*

    but ILU2, Hun

    xoxoxo

  4. @ Diah: d’accord.. Iya ini satu-satunya jalan buat bisa ‘bertemu’ kalian lagi dan merasa dekat ^^ Like this one, tiba-tiba aku menemukan komen kalian bertiga di sini, rasanya rame banget! Senang! 🙂

    @ Nadya: tehnologhi! ;DD…
    Iya aku inget hari itu, aku dijemput sama Dyra, dan Nadya semangat sekali bicara tentang emosi dan retakan. Such a nice day! Ayo ke sana lagiiii…

    Ah iya! Dirimu memang kaya’nya yang paling awal belajar kerja part time ya, keren banget!!

    @ Dyra: hey, stop blaming yourself, hunny… I know you always, always, and always try to keep the friendship going. And I really appreciate it! Thank you! *hugs Dyra*

    Btw… Hakhakhak… Itu berita yang paling aaaneh tahun ini! ;DD

  5. wah.. mungkin memang berat ya..

    tapi itulah hidup. dan kelak, kita semua akan merasakan hal itu..

    tapi kalau dari kata-kata di “harlem beat”, semua masa-masa itu tidak akan hilang. tapi akan jadi obor yang memberi kita pencerahan, saat kita tersesat di kegelapan kelak..

    cheers!!

  6. Iya, cukup berat. tapi yang terberat sebenarnya waktu pertama kuliah dan tinggal jauh dari rumah. But, like what you’ve said, I think everyone who has gone through such experience will smile when they look back at it. Because what’s left is the precious memory, semua hal yang semakin menguatkan.

    …Oui, c’est la vie, mon ami.. Tuhan memang melatih kita dengan cara yang tidak biasa 😉

    Thanks for stopping by, Fikri ^^

  7. es krim kridosono itu menurutku ndak sip. kurang orisinal. ternyata, penjual awalnya pindah, namun sang legenda tetap bertahan dan berganti nama. es teler 1001 namanya. mantab bukan buatan..

    duh jadi ngecess

  8. aah, iya! betul sekali, nama es teler superlezat banget itu, 1001.

    hehe, tetangga sendiri tapi nggak diinget namanya 😛

    makasih mas zam, buat infonya ^^

    buat dyra: ayoo… ke sana lagi, hun 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s