when i missed that shelter

Uwaa!

Hari ini, karena terlalu terserap oleh artikel di Reader’s Digest tentang penemuan-penemuan baru di bidang kedokteran, aku melewatkan halte di mana seharusnya aku turun.

Aku mengangkat wajah dari artikel yang tengah kubaca dan di balik jendela kaca yang lebar itu terlihat pucuk-pucuk pohon yang terasa familier. Oh tidaaaks!! Aku segera berlari melewati orang-orang dan berkata, “Permisi, permisi, maaf..!” tapi ketika sampai di dekat pintu, pintu semi-otomatis itu sudah tertutup! Akhirnya aku dan petugas penjaga pintu itu hanya bertukar pandang dan cengiran kecewa. Yaah..

Akhirnya aku melewati jalan yang tak pernah kulalui menuju kantor. Oh, jadi seperti itu. Cukup menyenangkan, sih, meskipun konyol sekali rasanya, kelewatan halte hanya gara-gara membaca majalah. (Baca: mencari-cari jika universitas tempat Arai menempuhi S3-nya disebutkan di sana. Can I blame you for that, Mr Mahidiiin~?)

OK, gotta go, piles of mails waiting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s